Cara Embrio Memperoleh Makanan dalam Kandungan

aldeiaparatii.com – Selama kehamilan mungkin beberapa ibu-ibu sudah mengetahui cara embrio memperoleh makanan selama berada di dalam kandungan. Dari makanan tersebut tentu embrio akan mengalami perkembangan dan pertumbuhan baik dari segi fisik. Tentunya para ibu wajib mengkonsumsi makanan yang bergizi dan sehat. 

Embrio dan Plasenta

Embrio adalah eukalipto diploid multisel yang paling awal dari tahap perkembangan. Embrio terbentuk antara umur 3-5 minggu di masa kehamilan dan alat-alat pada tubuhnya juga sudah mulai terlihat. 

Cara Kerja Plasenta Ibu untuk Menutrisi Embrio

Embrio bisa mendapatkan makanan dari salah satu organ pada ibu yang dinamai plasenta. Makanan yang ibu makan dengan kandungan protein, oksigen lemak, dan lainnya akan diserap oleh pembuluh darah yang akan diantar langsung ke embrio. Darah berisi nutrisi tersebut akan mengalir melalui tali pusar ibu menuju tubuh bayi. 

 

Jadi apapun molekul yang terdapat di dalam aliran darah ibu sudah pasti akan langsung mengalir ke plasenta embrio. Dengan cara itu nutrisi makanan atau minuman disalurkan. Anda sebagai ibu tentu harus mengkonsumsi makanan yang mudah diserap embrio. Hindari juga mengonsumsi makanan keras atau makanan apapun yang dapat membahayakan embrio Anda. 

 

Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Ibu Hamil

  • Kalsium 

Kalsium sangat dibutuhkan untuk membentuk tulang dan gigi embrio supaya kuat. Anda bisa mengonsumsi keju, susu, yoghurt, dan beberapa jenis ikan lainnya. Anda bisa mengonsumsi kalsium sebanyak 1.000 mg setiap hari.

  • Zat besi 

Zat tersebut dapat mengantarkan oksigen dengan lancar ke embrio ibu. Sumber makanannya dari kacang-kacangan, daging merah, dan sereal yang mempunyai zat besi tinggi. Selama hamil Anda memerlukan zat besi sekitar 27 mg per hari.

  • Vitamin A 

Vitamin tersebut digunakan untuk penglihatan, kulit dan juga pertumbuhan tulang yang sehat. Makanan seperti wortel, sayur-sayuran hijau, dan ubi jalar mempunyai kandungan vitamin A. Anda memerlukan vitamin A sebanyak 70 mg/hari. 

  • Vitamin C 

Vitamin C dapat membuat gusi sehat, gigi, dan tulang menjadi sehat. Sumber terbaik vitamin C bisa dari buah jeruk, tomat,  brokoli, dan strawberry. Jumlah vitamin C dapat dikonsumsi sebanyak 85 mg seminggu.

  • Vitamin D 

Untuk membantu penyerapan terhadap kalsium , pembentukan tulang dan gigi janin. Sumber dari sinar matahari, ikan salmon, dan ikan salmon. Untuk ibu hamil memerlukan 600 IU per hari.

  • Vitamin B6 

Untuk membentuk eritrosit atau sel darah merah serta membantu tubuh ibu supaya bisa memproses lemak, protein, dan karbohidrat dengan baik. Makanan dengan kandungan vitamin  V6 adalah pisang, hati, dan daging sapi. Ibu hamil memerlukan 1.9 mg per hari terhadap vitamin B6 ini.

  • Asam Folat

Asam folat ini dapat memproduksi darah dan juga protein. Anda bisa menemukan asam folat di sayuran hijau, hati, kacang, dan jus jeruk. Mengonsumsinya harus sebanyak 400 mikrogram setiap hari.

  • Vitamin B12

Untuk pembentukan sel darah merah. Makanan kandungan vitamin B12 adalah ikan, ayam, susu. Kebutuhan konsumsi sebanyak 2.6 mikrogram per hari.

Baca Juga : Cara Mudah dan Cepat Membuka Microsoft Word yang Terkunci

Itulah informasi serta cara embrio memperoleh makanan yang harus Anda pahami. Kebutuhan nutrisi untuk embrio sangatlah perlu diperhatikan baik-baik. Supaya embrio atau janin Anda dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *