Lebih Terjangkau, Buat Disinfektan dan Hansanitizer Sendiri dari Bahan Alami

aldeiaparatii.com – Perkembangan kasus COVID-19 yang kian meningkat tiap harinya mengakibatkan penggunaan masker dan handsanitizer semakin penting. Selain itu, penggunaan disinfektan juga sangat diperlukan untuk mensterilisasi benda di sekitar Anda, mengingat virus dapat menempel di mana saja tanpa terlihat.

Disinfektan buatan digunakan untuk mencegah infeksi atau pencemaran yang disebabkan jasad renik (mikroorganisme). Cairan seperti lisol dan kreosol ini juga mampu membunuh mikroorganisme seperti virus ataupun bakteri yang menempel pada permukaan benda.

Pembuatan Disinfektan Alami

Penggunaan disinfektan yang semakin meningkat menyebabkan banyak masyarakat mulai mencoba untuk membuat disinfektan sendiri di rumah. Selain penggunaan bahan kimia, disinfektan juga dapat dibuat dengan bahan alami. 

Dilansir dari indonesia.go.id, ketua umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia dan Komite Ahli PMKL Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa cuka dapat digunakan sebagai bahan alternatif pembuatan disinfektan alami. Kandungan pH dan asam asetat yang rendah pada cuka dapat menghambat perkembangan mikroorganisme. 

Proses pembuatan cukup mudah, Anda hanya perlu menyiapkan ½ gelas cuka (hasil suling), ½ gelas air bersih dan minyak esensial (kayu putih, jeruk nipis, kayu manis, kemangi, atau cengkeh). Campurkan semua bahan kemudian kocok hingga tercampur dan simpan di tempat yang aman. 

Penggunaan esensial pada saat pembuatan dapat menambah kualitas disinfektan dalam hal antivirus, antibakteri, dan antijamur. Disinfektan ini hanya efektif sekitar 30-60 menit setelah disemprotkan pada benda di sekitar Anda. 

Pembuatan Handsanitizer Alami

Peneliti dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) mengatakan bahwa handsanitizer juga dapat dibuat dengan bahan alami. Untuk membuat handsanitizer alami, Anda hanya perlu menyiapkan 10 lembar daun sirih, 3 batang lidah buaya, 3 gelas air bersih, dan 5 tetes minyak esensial lavender. 

Rebus 10 lembar daun sirih selama 30 menit (20 menit pertama menggunakan api besar). Saring air hasil rebusan dan pindahkan ke dalam wadah baru. Selanjutnya pisahkan kulit dan daging lidah buaya, masukkan ke dalam blender. Nyalakan blender dan tunggu hingga berbuih. Setelah berbuih, saring dan pindahkan ke wadah lain. 

Langkah selanjutnya adalah campurkan semua bahan yang telah diolah hingga merata. Daun sirih mengandung senyawa antibakteri, sedangkan lidah buaya berfungsi sebagai pelembab. Selain itu, penambahan minyak esensial berfungsi sebagai pewangi handsanitizer buatan Anda.

Keuntungan membuat disinfektan alami dan handsanitizer alami jelas lebih terjangkau harganya. Selain itu, pembuatan disinfektan dan handsanitizer sendiri di rumah secara tidak langsung merupakan tindakan physical distancing dan social distancing, sehingga Anda dapat memutus rantai penyebaran COVID-19.

Baca Juga : Begini Cara Membuat Permainan Perahu Berbahan Kertas

Perlu diingat, pembuatan disinfektan dan handzanitizer dari bahan alami kurang efektif untuk membunuh virus, COVID-19. Agar lebih efektif, diperlukan penambahan larutan yang mengandung alkohol, minimal 70%. Kandungan alkohol kurang dari 70% juga tidak efektif untuk membunuh virus COVID-19.