Tata Cara Sholat Dhuha, Bacaan serta Keutamaannya

aldeiaparatii – Sunnah dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dilakukan orang islam ketika waktu matahari naik hingga sebelum waktu dzuhur. Sebagai umat islam, pastinya sudah tidak asing lagi dengan dhuha, karena sholat jenis ini ini merupakan salah satu sholat dengan keutamaan yang luar biasa. Untuk itu Anda perlu mengetahui bagaimana tata cara sholat dhuha.

Sunnah dhuha ini mempunyai berbagai keutamaan, salah satunya yaitu untuk permohonan ampunan dosa. Kemudian keutamaan lain dari dhuha ini adalah apa bila di kerjakan dua rakaat maka berpahala 360 sedekah. Keutamaan sholat ini berkaitan dengan keutamaannya yang dapat memperlancar rezeki.

Waktu yang Sesuai dalam Tata Cara Sholat Dhuha 

Waktu sholat sunnah dhuha yang dapat Anda laksanakan yaitu setelah beberapa jam matahari terbit (naik) sampai condong ke barat. Di Indonesia sendiri untuk waktu pelaksanaan sholat diwaktu dhuha, di rentang waktu selama beberapa jam setelah 20 menit matahari terbit sampai pada 15 menit sebelum memasuki waktu dzuhur. Untuk waktu terbaik yang dapat Anda kerjakan yaitu di seperempat siang atau di waktu akhir, umumnya keadaan ini ditandai dengan cuaca yang semakin panas.

Sebelum di kerjakan, tentu hal paling utama yang harus Anda awali adalah niat. Untuk bacaan niat sholat yaitu: usholli sunnatadh dhuha rok’ataini lillaahi ta’aalaa. Yang memiliki arti  “Aku niat untuk melaksanakan sholat sunnah dhuha sebanyak dua rakaat karena Allah Ta’ala”.

Sebenarnya untuk cara mengerjakan hampir sama dengan sholat sunnah pada umumnya yaitu sebanyak rakaat sholat dengan satu salam yaitu dua. Untuk perbedaan paling mendasar dari bagaimana cara melakukan sholat 2 rakaat dhuha dengan sholat-sholat sunnah yang lainnya ada pada niat sholat, doa serta waktunya.

Jumlah rakaat pada umumnya dilakukan minimal dua rakaat. Akan tetapi Rasulullah terkadang mengerjakan sebanyak empat rakaat, bahkan beliau pernah juga mengerjakan sebanyak 8 rakaat.

Keutamaan Melakukan Dhuha

  1. Sholat ini merupakan wasiat amalan harian dari Rasulullah

Rasulullah saw pernah memberikan wasiat kepada Abu Hurairah untuk menjadikannya sebagai salah satu amalan harian yang bisa dilakukan setiap hari. Hal ini sesuai dengan apa yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.

  1. Sholat Awwabin

Sholat ini disebut juga sebagai sholat awwabin yang berarti sholatnya orang-orang taat. Sehingga bagi seorang muslim yang dapat melakukan rutin akan dicatat sebagai orang-orang yang taat.

  1. Dicukupkan rezekinya

Keutamaan selanjutnya yang dilakukan sebanyak empat rakaat pada setiap harinya dapat memberikan kecukupan rezeki.

  1. Berpahala seperti orang pergi Haji dan Umroh

Hanya dengan melaksanakannya, Anda akan memperoleh pahala seperti pahala orang naik haji dan umroh. Hal ini sesuai dengan apa yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, Rasulullah saw bersabda:

Barang siapa yang menunaikan sholat subuh secara berjemaah selanjutnya duduk dengan berdzikir hanya pada Allah sampai matahari terbit, kemudian melaksanakan shalat dhuha sebanyak dua rakaat, maka ia akan memperoleh pahala seperti pahallanya orang yang menunaikan haji dan umroh.” (HR. Tirmidzi No. 586).

Baca Juga : Terbuka tanya jawab, Virgil van Dijk mengungkapkan siapa lawan terberatnya

Dengan mengetahui tata cara sholat dhuha, bacaan, dan manfaatnya, tentu siapapun akan semakin rajin untuk menunaikan sholat yang termasuk sunnah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *